Kronologi Dugaan Malpraktik Dokter Ayu
Dugaan Malpraktik Dokter Ayu dan kedua temannya Hendry Simanjuntak, dan Hendy Siagian beberapa ahad ini menjadi animo pemberitaan di banyak sekali media Elektronik atau media cetak. Bahkan Ribuan dokter di seluruh Indonesia berunjukrasa, mengklaim putusan Mahkamah Agung (MA) yang menawarkan vonis 10 bulan kepada mereka, yaitu bentuk kriminalisasi terhadap profesi dokter.
Dugaan Malpraktik ini terjadi alasannya meninggal Siska (Julia Faransiska Makatey), ketika sehabis proses persalinan caesar yang dilakukan oleh ketiga dokter tersebut. Adapun kronologi Dugaan Malpraktik Dokter Ayu dan kedua temannya berdasarkan Kementerian Kesehatan dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), yaitu sebagai berikut:
Dugaan Malpraktik ini terjadi alasannya meninggal Siska (Julia Faransiska Makatey), ketika sehabis proses persalinan caesar yang dilakukan oleh ketiga dokter tersebut. Adapun kronologi Dugaan Malpraktik Dokter Ayu dan kedua temannya berdasarkan Kementerian Kesehatan dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), yaitu sebagai berikut:
- Kematian Almarhum Siska terjadi sehabis 20 menit proses operasi caesar bukanlah insiden malapraktik, namun yaitu sebuah insiden medis yang tidak sanggup dicegah dan diprediksi bahkan mengakibatkan berakibat fatal.
- Siska mendatangi puskesmas, dan Di sana almarhum mendapat investigasi ketuban untuk mempercepat kelahiran janin. Standar operasional mekanisme menyatakan, kelahiran janin harus diupayakan secara normal. Di puskesmas Kondisi Siska terus dimonitor, hingga kesudahannya muncul tanda kegawatan janin, yang sanggup mengakibatkan janin bisa meninggal apabila tidak juga dilahirkan.
- Pihak Puskesmas memberitahukan bahwa Siska perlu tindakan operasi untuk menyelamatkan nyawanya dan bayi. Dan untuk selanjutnya dirujuk ke RS Prof dr Kandou penanganan medis lebih lanjut. Di rumah sakit tersebut, Siska dokter masih menunggu untuk persalinan normal dan dilakukan observasi selama 8 jam.
- Karena persalinan normal tetap belum bisa dilakukan, maka dilakukan operasi caesar. Saat operasi caesar berlangsung, terjadi insiden emboli ketuban melebar, udara masuk ke pembuluh darah dan menuju ke paru-paru, mengakibatkan pembuluh darah pecah. Aliran darah ke paru-paru pribadi tersumbat seketika itu juga, almarhum Siska pribadi terjangkit sesak nafas hebat.
- Mengatasi hal tersebut dokter Ayu beserta timnya segera mengambil tindakan, dengan menawarkan suntikan steroid untuk mengatasi peradangan. Mereka juga berusaha mempertahankan oksigenisasi dengan memasang ventilator. Namun perjuangan tersebut, ternyata tetap tidak bisa menolong siska, namun bayinya lahir dengan sehat.
Ringkasan:
- Dugaan Malpraktik Dokter Ayu dan kedua rekannya divonis bersalah oleh MA dengan eksekusi kurungan 10 bulan,
- Kematian Almarhum Siska terjadi sehabis 20 menit proses persalinan tanggapan insiden emboli ketuban melebar.

Comments
Post a Comment